Kisah cinta romantis, mungkin sebagian dari kita menganggap kalo itu hanya terjadi di dalam dongeng. Akan tetapi lima kisah romantis berikut ini yang pernah viral di sosial media ini benar-benar terjadi di dunia nyata.

1. Menanam Ribuan Bunga untuk Istrinya yang Buta

Bapak dan Ibu Kuroki adalah pasangan petani sederhana dari sebuah desa di Jepang.

Pasangan ini menikah di tahun 1956.

Keduanya memiliki mimpi untuk pensiun dan kemudian mengelilingi Jepang berdua.

Tapi, sayangnya Ibu Kuroki menjadi buta karena penyakit diabetes yang dideritanya.

Karena penyakit diabetes itu juga Ibu Kuroki yang buta di usia 52 tahun kemudian menjadi sulit beraktivitas, tak dapat bekerja lagi sebagai petani, dan seakan mengisolasi dirinya.

Untuk menghibur istrinya yang sedih, Pak Kuroki menanam bunga shibazakura di halaman rumahnya selama dua tahun.

Usaha Pak Kuroki tak sia-sia, sang istri bisa yang mencium wangi bunga shibazakura itu akhirnya mau keluar rumah dan melupakan kesedihannya.

2. Bertemu Kembali Setelah 70 Tahun Terpisah.

Pasangan asal Inggris, Bob Humphries (89 tahun) dan Bernie Bluett (87 tahun) ini menikah setelah 70 tahun terpisah. Kok bisa?

Saat remaja, Bob dan Bernie bertemu ketika keduanya sedang berlibur.

Ketika liburan usai, Bob dan Bernie pun berjanji akan selalu berkomunikasi melalui surat.

Tapi, pada masa itu perang dunia kedua sedang memanas.

Bob yang merupakan anggota prajurit Angkatan Darat Inggris harus meninggalkan Bernie untuk bertugas.

Sedangkan Bernie, juga ikut serta di perang dunia kedua itu untuk melayani negara.

Ketika perang dunia kedua usai, Bernie akhirnya menikah dengan seorang pilot.

Dan Bob menikah dengan seorang wanita lain.

Sayangnya, suami Bernie meninggal di awal tahun 2000-an dan istri Bob mengalami hal yang sama.

Bernie akhirnya teringat kepada Bob dan mulai mencari Bob secara online.

Tidak ada yang bisa memisahkan kekuatan cinta, putri nyonya Bernie menemukan berita tentang kisah perjuangan tuan Bob di koran lokal.

Singkat cerita, akhirnya tuan Bob dan nyonya Bernet bertemu kembali setelah 70 tahun berpisah.

“Saat saya bertemu dengannya lagi, saya melihat seorang prajurit muda. Kami berdua sama-sama merasa muda kembali,” kata nyonya Bernie.

“Rasanya seperti kembali ke masa muda kami yang penuh cinta,” ujar tuan Bob.

“Kisah seperti ini akan menjadi cinta yang tidak akan pernah kalian lupakan,” lanjutnya.

3. Membuat 6000 Anak Tangga Untuk Sang Istri

Kisah romantis ini datang dari negeri tirai bambu, Cina.

Kisah ini adalah kisah perjuangan seorang pria bernama Liu Guojiang yang membuat 6000 anak tangga dengan tangannya sendiri untuk sang istri Xu Chaoqing.

Liu Guojiang adalah seorang pemuda berusia 19 tahun yang mencintai seorang perempuan bernama Xu Chaoqing yang berusia 10 tahun lebih tua.

Hubungan cinta mereka sempat mendapatkan tentangan dari berbagai pihak kala itu dikarenakan status Xu yang saat itu adalah seorang janda dan telah memiliki 4 orang anak.

Saat itu, mencintai wanita yang usianya lebih tua masih dianggap tabu dan tidak bermoral.

Untuk menghindari berbagai prasangka buruk dan berbagai cercaan di lingkungan sekitarnya, mereka berdua memutuskan melarikan diri ke pengunungan untuk memulai hidup baru.

Liu dan Xu kemudian tinggal di dalam gua, Desa Jiangjin, sebelah selatan Chong Qing.

Awal-awal pertama kehidupan mereka di gua ini sangat memprihatinkan.

Saat itu mereka tidak memiliki apa-apa.

Bahkan yang jauh lebih memprihatinkan adalah mereka berdua harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di sekitar gua hanya untuk bertahan hidup.

Kasihan dan merasa iba terhadap istri dan anak-anaknya yang berusaha untuk naik turun gunung dengan susah payah, maka setelah 2 tahun pertama mereka tinggal di gua tersebut.

Liu mulai untuk membuatkan anak tangga agar anak-anak dan istrinya dapat lebih mudah untuk naik dan turun gunung tersebut.

Liu terus memahatkan dengan sabar dan rutin selama 50 tahun anak tangga itu satu persatu.

Menurut pengakuan salah seorang dari anak Liu dan Xu, mereka mengatakan bahwa orang tuanya ini tidak pernah satu haripun hidup terpisah.

Mereka hidup menyendiri selama 50 tahun bersama tanpa terpisah satu sama lain satu haripun.

Selama itu pula sang ayah telah memahatkan 6000 anak tangga untuk memudahkan sang istri melakukan kegiatan turun naik gunung.

Kisah hidup Liu, sang suami setia ini pada akhirnya berakhir di pelukan sang istri.

Liu meninggal di usia 72 tahun dipelukan Xu.

4. Satu Tahun Memotret Masakan Istri

Mendapatkan hadiah pasti akan menimbulkan kesan tersendiri bagi si penerimanya.

Apalagi kalau yang memberikan adalah seseorang yang spesial.

Pasti akan jauh lebih berkesan.

Baru-baru ini seorang pengguna media sosial Twitter yang tidak diketahui namanya mengunggah foto hadiah yang ia dapatkan dari sang suami.

Ia mendapatkan dua buku catatan dari suaminya yang berisikan foto masakan yang dibuatnya selama setahun.

Enggak cuma itu, setiap foto juga diberi caption yang menyentuh hati.

Salah satu captionnya yaitu
“Love is made up of three unconditional properties in equal measure:

1. Acceptance

2. Understanding

3. Appreciation

Remove any one of the three and the triangle falls apart.

Which, by the way, is something highly inadvisable. Think about it — do you really want to live in a world of only two dimensions?

So, for the love of a triangle, please keep love whole.”? Vera Nazarian, The Perpetual Calendar of Inspiration.

5. Lagu Rindu untuk Sang Istri

Fred Stobaugh, seorang pria berusia 96 tahun, baru saja ditinggalkan oleh istrinya, Lorraine, yang dia kenal sejak berusia 3 tahun.

Pria lanjut usia yang satu ini mencoba untuk mengatasi rasa sedih dan kesepiannya dengan berbagai cara sejak Lorraine meninggalkannya.

Salah satunya dengan membuat lirik lagu.

Hal tersebut menjadi salah satu ungkapan syukur Fred untuk Lorraine telah memberikan 75 tahun hidupnya untuk Fred.

Suatu ketika, Green Shoe Studio mengadakan lomba karya cipta lagu yang dikhususkan untuk pencipta lagu amatir.

Salah satu syaratnya adalah lagu yang dikirimkan haruslah orisinil.

Di antara banyak lagu yang telah mereka terima, ada surat yang berisi lirik lagu yang ditulis oleh Fred.

Lirik tersebut berjudul “Oh Sweet Lorraine”.

Surat tersebut menaruk perhatian mereka, sebab liriknya menunjukkan suatu perasaan yang jujur dan sangat polos.

Produser Green Shoe akhirnya membantu Fred untuk menggubah lirik tersebut menjadi lagu yang sangat indah.

Sang produser membuat lirik yang dibuat oleh Fred menjadi sebuah lagu dengan kualitas professional.

Hal tersebut bukan hanya untuk merealisasikan proyek lagu yang biasa dia lakukan, tetapi juga untuk membahagiakan sang kakek yang tengah patah hati.

Cuplikan lirik tersebut,

Oh Sweet Lorraine, I wish we could do the good times, all over again.

Oh sweet Lorraine..

Life only goes around, once, but never again..

Seakan mengungkapkan bahwa Fred benar-benar merindukan sosok Lorraine yang sangat dicintainya.

Lagu tersebut kemudian diperdengarkan kepada Fred.

Sekali dia mendengar lagu tersebut, Fred merasa larut dalam alunan lagu yang mengingatkannya akan kenangan masa lalunya bersama Lorraine selama 75 tahun.

Fred berharap agar untaian kerinduannya akan sampai ke surga, dimana Lorraine berada.

sumber : cewekbanget.grid.id