Jalanan Lengang/CECEP WIJAYA SARI/PR
Jalan Ir H Juanda (Dago) tampak lengang, Kamis, 14 Juni 2018.*

BANDUNG, (PR).- Sehari menjelang Lebaran, Kamis, 14 Juni 2018 pagi hingga menjelang siang, lalu lintas di beberapa ruas jalan di Kota Bandung dan sekitarnya corencang alias lengang. Hal ini tak terlepas dari banyaknya warga Bandung yang sudah mudik ke kampung halaman masing-masing.

Sejumlah pertokoan dan instansi juga sudah tidak beroperasi. Namun, masih ada juga sebagian pertokoan yang masih beroperasi.

Di wilayah selatan, seperti Jalan Kopo-Soreang, lalu lintas sepi. Tak terdapat antrean kendaraan di beberapa titik kemacetan, seperti di Jalan Kopo Sayati ataupun depan gerbang Kompleks Taman Kopo Indah. 

Bergerak ke tengah kota, seperti Jalan Buahbatu, Jalan Ir H Juanda, Jalan LLRE Martadinata serta Jalan Pasirkaliki dan sekitarnya juga tampak lengang. Tak ada kendaraan mengular seperti biasanya meski di sekitar perempatan (stopan).

Di arah utara pun, kondisi lalu lintas cukup sepi. Jalan Setiabudi daerah Ledeng dekat Kampus UPI terpantau lengang, berbeda jauh dari hari biasa di mana lalu lintas sangat padat.

Memasuki Lembang, arus lalu lintas juga terpantau sepi. Tak ada penumpukan kendaraan di Pertigaan Beatrix di Jalan Kolonel Masturi-Jalan Lembang. Meski demikian, petugas sudah memasang kerucut lalu lintas (traffic cone) di sekitar pertigaan tersebut.

Warga Buahbatu, Kota Bandung, Amsar (28) mengungkapkan, dalam kondisi lengang seperti ini, waktu tempuh dari satu titik ke titik lainnya bisa dua kali lebih cepat dari hari biasa. “Saya lihat di jalanan sangat lengang. Jauh berbeda dari hari biasa. Jalan ke mana-mana jadi lebih cepat,” ujarnya.

Menurut dia, lalu lintas di sekitar Buahbatu sejak pagi hari pun lengang. Padahal, daerah tersebut merupakan salah satu titik terpadat di Kota Bandung saat kondisi normal.

Hal senada dikatakan Hendrik (30), warga Ujungberung, Kota Bandung. Dia juga mengungkapkan, lalu lintas sekitar Ujungberung cukup lengang. Apalagi, ketika memasuki tengah kota, seperti Jalan Ir H. Juanda (Dago). “Jalan yang biasanya ramai sekarang sepi. Coba kalau setiap hari seperti ini yah,” ujarnya.***


Selengkapnya